Kamis, 14 Oktober 2010

tugas e-bussines

1. Definisi E-Business

Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini

adalah beberapa di antaranya:

a. E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti

perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan

pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan

data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice

Hall. 2002)

b. E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan

komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi

ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill)

c. Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan

manajemen organisasi. (Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. 2001. Esssentials of Management

Information Systems: Organization and Technology in Networked Enterprise. Prentice Hall)

d. E-business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi

proses bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah

pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. (Samantha Shurety.1999. E-business

with Net.Commerce. Prentice Hall)

e. Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan

terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem

dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.

(Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry)

f. Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi

sebuah e-business. (Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall)

g. E-business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan,

pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah e-business pertama

kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun 1997. (SearchCIO.com)

h. Perusahaan di internet; Penggunaan internet untuk pengelolaan bisnis misalnya untuk

menghubungkan dengan konsumen, supplier, pekerja, dan rekan bisnis.; Perusahaan yang

menggunakan teknologi internet. (MSN Encarta)

i. Definisi e-business secara sederhana adalah penggunaan internet untuk berhubungan

dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier. Penggunaan internet menyebabkan proses

bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk

membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi

dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik

dengan mereka memanfaatkan internet.Beda e-business dengan e-commerce adalah ecommerce

hanya berupa transaksi secara elektronik di internet sedangkan e-business

termasuk juga pertukaran informasi secara online misalnya sebuah perusahaan manufaktur

membagi informasi persediaan bahan baku ke supplier, sebuah lembaga keuangan membagi

informasi tentang perbankan, credit card, dll dengan konsumen mereka, dan sebagainya.

(Executive Guides: Business To Customer www.netessence.com.cy)

j. E-bisnis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada

internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan

keutungan dari suatu bisnis. (http://www.wisegeek.com/what-is-ebusiness.htm)

Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat

menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari

setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari

beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang

digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang

diberikan. Hasilnya sebagai berikut:

• Pelaku E-Business

‐ Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis

• Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan

‐ Teknologi informasi dan komunikasi

‐ Komputer, data yang telah terkomputerisasi

‐ internet

• Kegiatan Sasaran

‐ Kegiatan bisnis

‐ Proses bisnis utama

‐ Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi

‐ Operasi bisnis utama

• Tujuan

‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi

‐ Transformasi proses bisnis

‐ Sharing informasi

• Keuntungan

- Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi

- Memberikan nilai bisnis yang berbeda

- Efisien

- Peningkatan produktivitas dan keutungan

Dengan demikian, maka akan dengan mudah mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh,

yaitu:

E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu,

atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga

dapat memberikan keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi,

optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit.

Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan

proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui

media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online

dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas

2. Hubungan E-Business dengan E-Government, E-Commerce, E-Learning

Untuk mengetahui hubungan antara e-business dengan e-governent, e-commerce, e-learning

dan “e”-“e” lainnya dapat diperoleh dengan cara memfilter istilah-istilah tersebut menggunakan

definisi e-business yang telah ditetapkan sebelumnya. Arti istilah-istilah tersebut perlu diketahui

terlebih dahulu, kemudian melihat kesesuaian antara definisinya dengan definisi e-business.

Dari situ kita dapat leihat hubungan di antara keduanya.

1. E-Government

E-Government (EG) mengacu kepada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah

untuk bertukar informasi dan pelayanan kepada penduduk, perusahaan-perusahaan, dan

pemerintahan lainnya. Bentuk e-government ada 4 macam, yaitu government-to-customer,

government-to-business, government-to-employees, dan government-to-government.

(http://en.wikipedia.org/wiki/E-government)

E-Government dilakukan oleh pemerintah dan menggunakan teknologi informasi. Teknologi

informasi tersebut digunakan untuk mendukung proses bisnis-nya berupa pertukaran

informasi dan pelayanan kepada penduduk, perusahaan, dan pemerintah lainya. EGovernment

dapat memberikan keutungan berupa kemudahan dalam pembuatan KTP,

pembayaraan pajak, penyediaan data demografi, dan sebagainya. E-Government adalah

adalah e-bisnis yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjalankan proses bisnisnya, yaitu

pemerintahan dan layanan masyarakat.

2. E-Commerce

E-Commerce (EC) adalah pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui sistem

elektronik seperti internet dan jaringan komputer lainnya.

(http://en.wikipedia.org/wiki/E-commerce)

E-Commerce adalah bagian dari e-business karena adanya penggunaan teknologi informasi

berupa internet dan jaringan komputer lainnya untuk menjalankan proses bisnis utama

beruapa pembelian dan penjualan.

3. E-Learning

E-Learning adalah istilah payung yang menggambarkan pembelajaran yang dilakukan

menggunakan komputer, biasanya terkoneksi dengan jaringan, dan memberikan kita

kesempatan untuk belajar hampir setiap waktu, di mana pun.

(http://www.worldwidelearn.com/elearning-essentials/index.html)

E-Learning dapat menjadi bagian dari e-business jika pembelajaran menjadi salah satu

proses bisnis utama dari organisasi. Misalnya, perusahaan yang menyediakan e-learning

bagi pembelajaran karyawan pada intranetnya. Contoh yang lain, Cisco Systems yang

membuka kelas online. Cisco dalam satu tahun dapat menghasilkan 16 Dollar untuk setiap 1

Dollar yang dihabiskan pada program e-learning. (Tom Kelly, Nader Nanjiani, The Business Case

3. Tukang Baso, Pedagang Elektronik di ABC, dan Amazon.com termasuk EBusiness

atau bukan?

1. Tukang Baso

Tukang baso yang menggunakan kalkulator untuk menghitung laba rugi tidak termasuk ebusiness

karena kalkulator hanyalah alat elektronik yang digunakan untuk kalkulasi dan

tidak termasuk dalam teknologi informasi. Tukang bakso dapat masuk ke kategori e-business

jika tukang bakso menggunakan teknologi informasi untuk mendukung proses bisnisnya. Misalnya penggunaan Supply Chain Management (SCM) untuk mengelola rantai pasok

usahanya.

2. Pedagang Elektronik di ABC

Jika pedagang elektronik di ABC tidak menggunakan teknologi informasi yang mendukung

proses bisnis utama, maka pedagang elektronik di ABC tidaklah termasuk dalam ebusiness.

Jika pedagang elektronik di ABC mengunakan eBay.com atau Amazon.com sebagai

tempat penjualan alat-alat elektronik maka bisa dikatakan ia telah melakukan e-business

karena telah menggunakan web/internet untuk penjualan.

3. Amazon.com

Amazon.com termasuk ke dalam e-business, khususnya e-commerce, karena menjual

barang-barang menggunakan web/internet kepada pelanggan.

Selasa, 05 Oktober 2010

tugas SIA

A. Sistem dan Siklus Pemprosesan Transaksi

Siklus pemprosesan transaksi mengelompokkan transaksi berdasarkan kesamaan unsur dan

/ atau sasaran



Gambar. Siklus pemprosesan transaksi untuk perusahaan dagang

Karena setiap industri (dan malah setiap perusahaan dalam satu industri) menghadapi peristiwa yang berbeda-beda, maka tidak ada seperangkat siklus pemprosesan transaksi yang standar. Namun, siklus berikut (yang diperlihatkan pada gambar di atas) sering kita jumpai pada perusahaan dagang dan perusahaan nonmanufaktur lainnya :

1. Siklus pendapatan (revelue cycle), yang meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan

penjualan produk atau jasa dan penagihan hasil-hasilnya.

2. Siklus pengeluaran (expenditure cycle), yang meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan pemerolehan sumber daya atau jasa, misalnya barang dagang, tenaga kerja, sarana umum) dan pelunasan hutang

3. Siklus manajemen sumber daya (resource management cycle), yang meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).

4. Siklus buku besar dan penyiapan laporan keuangan (general ledger dan financial reporting cycle) yang meliputi transaksi keuangan dan ayat jurnal penyesuaian yang terjadi dalam suatu siklus akuntansi.

5. Konveksi produk, tercakup kejadian yang berkaitan dengan konversi atau pengubahan bentuk

bahan baku menjadi barang atau produk jadi


Selasa, 13 April 2010

wawasan nusantara

Latar belakang dan proses terbentuknya wawasan nusantara setiap bangsa

Salah satu persyaratan mutlak harus dimiliki oleh sebuah negara adalah wilayah kedaulatan, di samping rakyat dan pemerintahan yang diakui. Konsep dasar wilayah negara kepulauan telah diletakkan melalui Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957. Deklarasi tersebut memiliki nilai sangat strategis bagi bangsa Indonesia, karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia. Laut Nusantara bukan lagi sebagai pemisah, akan tetapi sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang disikapi sebagai wilayah kedaulatan mutlak Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ada bangsa yang secara eksplisit mempunyai cara bagaimana ia memandang tanah airnya beserta lingkungannya. Cara pandang itu biasa dinamakan wawasan nasional. Sebagai contoh, Inggris dengan pandangan nasionalnya berbunyi: "Britain rules the waves". Ini berarti tanah Inggris bukan hanya sebatas pulaunya, tetapi juga lautnya.

Tetapi cukup banyak juga negara yang tidak mempunyai wawasan, seperti: Thailand, Perancis, Myanmar dan sebagainya. Indonesia wawasan nasionalnya adalah wawasan nusantara yang disingkat Wanus. Wanus ialah cara pandang bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang sarwa nusantara dan penekanannya dalam mengekspresikan diri sebagai bangsa Indonesia di tengah-tengah lingkungannya yang sarwa nusantara itu. Unsur-unsur dasar wasantara itu ialah: wadah (contour atau organisasi), isi, dan tata laku. Dari wadah dan isi wasantara itu, tampak adanya bidang-bidang usaha untuk mencapai kesatuan dan keserasian dalam bidang-bidang:

* Satu kesatuan wilayah
* Satu kesatuan bangsa
* Satu kesatuan budaya
* Satu kesatuan ekonomi
* Satu kesatuan hankam.

Jelaslah disini bahwa Wanus adalah pengejawantahan falsafah Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah negara Republik Indonesia. Kelengkapan dan keutuhan pelaksanaan Wanus akan terwujud dalam terselenggaranya ketahanan nasional Indonesia yang senantiasa harus ditingkatkan sesuai dengan tuntutan zaman. Ketahanan nasional itu akan dapat meningkat jika ada pembangunan yang meningkat, dalam "koridor" Wanus.
Konsep geopolitik dan geostrategi

Bila diperhatikan lebih jauh kepulauan Indonesia yang duapertiga wilayahnya adalah laut membentang ke utara dengan pusatnya di pulau Jawa membentuk gambaran kipas. Sebagai satu kesatuan negara kepulauan, secara konseptual, geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. , sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Dengan mengacu pada kondisi geografi bercirikan maritim, maka diperlukan strategi besar (grand strategy) maritim sejalan dengan doktrin pertahanan defensif aktif dan fakta bahwa bagian terluar wilayah yang harus dipertahankan adalah laut. Implementasi dari strategi maritim adalah mewujudkan kekuatan maritim (maritime power) yang dapat menjamin kedaulatan dan integritas wilayah dari berbagai ancaman.


Wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia

Nusantara (archipelagic) dipahami sebagai konsep kewilayahan nasional dengan penekanan bahwa wilayah negara Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dihubungkan oleh laut. Laut yang menghubungkan dan mempersatukan pulau-pulau yang tersebar di seantero khatulistiwa. Sedangkan Wawasan Nusantara adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah, meliputi tanah (darat), air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan, yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Wawasan Nusantara sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan manifestasi pemikiran politik bangsa Indonesia telah ditegaskan dalam GBHN dengan Tap. MPR No.IV tahun 1973. Penetapan ini merupakan tahapan akhir perkembangan konsepsi negara kepulauan yang telah diperjuangkan sejak Dekrarasi Juanda tanggal 13 Desember 1957.
Pengertian dan hakekat wawasan nusantara

Wawasan Nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan Keamanan

ketahanan nasional

Ketahanan Nasional Indonesia
1. Mengapa Indonesia tetap bertahan sampai saat ini? karena kita memiliki Ketahanan nasional.
2. Apa itu ketahanan nasional? sampai kapan qt harus mempertahankannya?
3. Hal Penting di Negara Kesatuan Republik Indonesia :
a. 17 AGustus 1945 proklamasi kemerdekaan atau hari kemerdekaan
b. 18 Agustus 1945 disahkannya UUD 1945 sebagai dasar negara sehingga Indonesia bisa lahir dan ada di dunia.
4. Sriwijaya memiliki kekuasaan yang sangat luas karena Sriwijaya punya 3K (keamanan, kesejahteraan, dan ketertiban)
5. Majapahit memiliki kekuasaan yang lebih besar karena punya ketahanan nasional
6. Ancaman sriwijaya yang menyebabkan kemunduran sriwijaya adalah kontradiksi, frontasi, dan konflik. Banyak serangan dari luar.
7. Ketahanan nasional adalah knodisi dinamis bangsa Indonesia yang memiliki keuletan, ketangguhan, kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Kondisi dinamis bangsa Indonesia terjadi dengan 2 cara : proggres = evolusi -> menuju pada satu perkembangan. regres =involusi -> menuju pada 1 kemunduran.
Kekuatan nasional Indonesia sudah bagus tapi masih memerlukan pengelolaan
Ulet = tidak pernah berhenti berusaha dengan segala perhitungan risiko.
Tangguh = kuat menanggulangi beban dan tahan menderita
Ancaman = usaha untuk merubah kebijaksanaan yang akan dilakukan secara konsepsional (tujuan-sasaran-pelakunya jelas)
Tantangan = usaha yang memacu digunakannya kemampuan
Hambatan = tindakan diri sendiri yang berakibat menghalangi atau melemahkan (dilaksanakan tidak konsepsioal)
Ganguan = tindakan dari luar yang berakibat melemahkan atau menghalangi

Metode pendekatan nasional (Asta Grata) :
8 Aspek kehidupan yang perlu diperhatikan dalam ketahanan nasional. Manusia menghendaki kesejahteraan atau properity dan keamanan atau security. Keduanya dapat diperoleh dengan memanfaatkan sumber daya nasional baik yang statis maupun dinamis. Aspek statis : letak geografis, kekayaan alam, penduduk atau demografi. Tiga aspek = trigatra yang memiliki interpendensi (ketergantungan) dan interelasi (saling berhubungan).
Aspek dinamis : ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan. Lima aspek = panca gatra

Minggu, 11 April 2010

kesimpulan sistem informasi pemasaran

Sesuai perkembangan sekarang, perusahaan yg menggunakan TPS( transaction processing unit, database yag ada dapat digabungkan dg database non transaksi yg berasal dari sistem informasi fungsional. Gabungan database ini dapat digunakan oleh manajer semua level untuk memebuat laporan, salah satu sistem fungsional yg akan kita bahas sekarang adalah sistem informasi pemasaran.

Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagin pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memesarkan produk2 perusahaan tersebut.sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:

1.

Produk
2.

Tempat
3.

Promosi
4.

Harga produk

menurut mcleod(2000), sistem informasi pemasaran terdiri dari beberapa subsistem antara lain:

1.

Subsistem riset pemasaran, merupakan sistem yg berhubungan dg pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan.
2.

Subsistem informasi pemasaran, merupakan subsistem yg berhubungan dg pengumpulan, pencatatan dan analisis terhadap pesaing.
3.

Subsistem pemrosesan transaksi, merupakan subsistem berupa sistem informasi akuntansi.
4.

Subsistem produk, berguna untuk membuat rencana produk baru.
5.

Subsistem tempat, berguna untuk pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yg sesuai dg pelemparan produk yg dihasilkan.
6.

Subsistem promosi, berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
7.

Subsistem harga, berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.
8.

Subsistem peramalan penjualan, untuk melakukan peramalan penjualan.

Demikian cerita seputar sistem informasi pemasaran menurut mc leod tunggu edisi kedua sistem informasi pemasaran menurut saya…..

Berikut berupa contoh sistem informasi pemasaran produk mobil berupa data flow diagram.